Sabtu, 22 Januari 2011

BENTUK PANEL BODI BAGIAN LUAR KENDARAAN 60 – 002 – 2



Daftar Isi                                                                                                          Halaman


Bagian - 1
2


Pendahuluan
2


Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan
2


Disain Modul
2


Isi Modul
3


Pelaksanaan Modul
3


Definisi istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi
4


Hasil Pelatihan
5


Pengenalan
5


Prasyarat
5


Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC)
5


Keselamatan Kerja
5


Bagian - 2
6


Prosedur Bentuk Panel Bodi Bagian Luar Kendaraan
6


·         Bentuk Panel Dasar
6


·         Definisi
6


·         Lurus
8


Standar Nasional Kompetensi OPKR 60-002B





Bagian - 1

Pendahuluan

Modul ini terdiri dari tiga buku petunjuk yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku Penilaian. Ketiga buku tersebut saling berhubungan dan menjadi referensi Modul Pelatihan. Berikut ini adalah Buku Informasi.

Modul Pelatihan ini menggunakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebagai pendekatan untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai di tempat kerja.

Pelatihan Berbasis Kompetensi memfokuskan pada keterampilan seseorang yang harus dimilki di tempat kerja. Fokusnya adalah pada pencapaian keterampilan dan bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan.

Modul Pelatihan ini disusun berdasarkan pada Standar Kompetensi. Standar Kompetensi adalah pernyataan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diakui secara nasional yang diperlukan untuk penanganan perbaikan dibidang otomotif.

Modul Pelatihan ini digunakan sebagai Kriteria Penilaian terhadap Standar Kompetensi Nasional OPKR-60-002B.

 

Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan


Pada modul Pelatihan ini, seseorang yang menyampaikan materi pelatihan lebih dikenal sebagai Pelatih. Di sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan guru, instruktur, pembimbing atau sebutan lainnya.

Berkaitan dengan keterangan di atas, seseorang yang berusaha mencapai kemampuan disebut sebagai Peserta Pelatihan. Pada sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan siswa, murid, pelajar, peserta, atau sebutan lainnya.

Pelatihan adalah proses pengajaran yang berlangsung di sekolah, institusi ataupun Balai Latihan Kerja.


Disain Modul


Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri:

·         Pelatihan Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.

·         Pelatihan Individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

Isi Modul

 

Buku Informasi


Buku Informasi ini adalah sumber untuk pelatih dan peserta pelatihan yang berisi:
·         Informasi yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan sebelum melaksanakan praktek kerja.

Buku Kerja

Buku Kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual/mandiri.
Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:
·         Kegiatan-kegiatan akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
·         Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
·         Kegiatan penilaian untuk menilai pengetahuan peserta pelatihan.
·         Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktek kerja.

Buku Penilaian

Buku Penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:
·         Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
·         Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
·         Sumber-sumber yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
·         Ssemua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
·         Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek.
·         Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.


Pelaksanaan modul


Pada Pelatihan Klasikal, pelatih akan :
·         Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
·         Mmenyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
·         Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
·         Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja.
·         Menggunakan Buku Penilaian untuk menilai jawaban/tanggapan dan hasil-hasil peserta pelatihan pada Buku Kerja.

Pada Pelatihan Individual/mandiri, peserta pelatihan akan :
·         Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
·         Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja.
·         Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
·         Mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja.
·         Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh Pelatih.


Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Standar Kompetensi

 

Prasyarat

Kompetensi yang dibutuhkan sebelum memulai suatu kompetensi tertentu.

Elemen-elemen Kompetensi

Tugas-tugas yang harus dilakukan untuk mencapai suatu keterampilan.

Kriteria Unjuk Kerja

Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk menunjukkan keterampilan pada setiap elemen.

Rentang Variabel

Ruang lingkup materi dan persyaratan yang memenuhi kriteria unjuk kerja yang ditetapkan.

Petunjuk Penilaian

Merupakan petunjuk bagaimana peserta pelatihan dinilai berdasarkan kriteria unjuk kerja.

Konteks

Merupakan penjelasan tentang dari mana, bagaimana dan metode penilaian apa yang seharusnya digunakan.

Aspek-aspek yang diperlukan

Menentukan kegiatan inti yang harus dinilai.


Persyaratan Level Literasi dan Numerasi

Persyaratan Modul                 Literasi Level 1         dan         Numerasi Level 1
Level
Literasi
1
Kemampuan untuk membaca, memahami dan menghasilkan teks dasar.
2
Kemampuan untuk memahami hubungan yang kompleks pada teks dan memahami informasi lisan dan tulisan yang diberikan.
3
Kemampuan untuk menulis, menganalisa kritik dan mengevaluasi teks.


Level
Numerasi
1
Kemampuan untuk menggunakan simbul-simbul dasar, diagram, istilah secara matematik dan dapat memahami konteks serta dapat mengkomunikasikan secara matematik.
2
Kemampuan untuk menguji, memahami dan menggunakan konsep matematik yang kompleks pada batasan konteks.
3
Kemampuan untuk menganalisa kritik, mengevaluasi dan menggunakan simbol-simbol matematik, diagram, chart dan teori-teori yang kompleks.


Hasil Pelatihan

Setelah menyelesaikan materi yang disajikan pada pelatihan ini, peserta harus dapat:
·         Menyebutkan dan mengambarkan empat dasar bentuk panel.
·         Mengambar sket sederhana masing-masing bentuk.
·         Meletakan dan mengidentifikasi bentuk-bentuk panel pada kendaraan bermotor.


Pengenalan


Corak mode pabrik mobil dan desain bentuk bodi sehingga mereka dapat menarik perhatian pembeli dimasa mendatang sebaik yang merupakan salah satu kekuatan. Bentuk dari panel juga mempunyai hubungan dengan kesederhanaan dari kerusakan yang terjadi pada benda yang terkena tekanan. Perbedaan bentuk panel juga memerlukan teknik perbaikan yang berbeda. Keperluan alat pemukul panel dapat mengidentifikasi bentuk panel yang berbeda guna memperbaikinya.


Prasyarat


Sebelum memulai modul ini, peserta harus sudah menyelesaikan modul-modul berikut ini:

·         OPKR-10-016B - Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja.


Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC)

Jika seorang peserta menyatakan dia mampu/cakap dalam menyelesaikan tugas-tugas yang ditentukan pada hasil pelatihan, dia harus dapat membuktikan kemampuannya kepada pelatih.


Keselamatan Kerja

Umum
Peserta harus mematuhi/menuruti undang-undang tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang diberlakukan oleh pemerintah dan tempat kerja.


Pribadi
Ikuti tindakan pencegahan keselamatan yang ada pada OPKR 10-016B dan OPKR 10-017B.
Isinya antara lain:
Latihan bengkel umum.
Kelengkapan dan latihan keselamatan pribadi.
Latihan pencegahan kebakaran.
Keselamatan oksiasetilin.

Bagian - 2

Prosedur Bentuk Panel Bodi Bagian Luar Kendaraan


Bentuk Panel Dasar

Ada 4 (empat) klasifikasi yang digunakan untuk mengidentifikasi bentuk dari beberapa bentuk.

1.    Datar
2.    Lurus (lengkung dalam satu arah).
3.    Terbentuk, juga dikenal sebagai gabungan atau lengkung komplek.
4.    Reverse swepp atau reverse lengkung.


Definisi

Datar
Panel datar adalah apa yang hanya dikatakan datar, tidak mempunyai lengkungan atau bentuk hanya panjang atau lebar dari panel. Bentuk-bentuk tersebut dapat ditemukan pada sisi vendor atau bentuk van dan lain-lain.

Panel dasar adalah kemungkinan salah satu kesulitan untuk penyelesaian metal.
Text Box:















Gambar 1. Contoh dari Panel datar


Satu cara yang digunakan untuk menyelesaikan metal panel datar adalah pindahkan dari sisi kendaraan dan mengerol nya kedalam lengkungan.
Text Box:












Gambar 2 Pengerol panel datar

Kemudian kita dapat memperbaiki kerusakan dengan mengunakan prosedur perbaikan yang digunakan untuk memperbaiki panel terbentuk (menyusutkan bagian yang tinggi dan merentang daerah yang rendah).
Text Box:














Gambar 3. Panel yang sedang diperbaiki

Sekali perbaikan diselesaikan, panel dapat roll kembali ke bentuk datar.
Text Box:












Gambar 4 Panel diroll datar


Lurus

Panel lurus hanya mempunyai lengkungan satu arah, pada sebuah kendaraan perniagaan.

Text Box:















Gambar 5. contoh panel lurus.

Terbentuk

Panel terbentuk mempunyai lengkungan pada kedua arah, memiliki panjang dan lebar. Biasanya digunakan untuk kendaraan penumpang, karena memberikan panel lebih kuat dan menarik. Tanpa beban pada kelebihan terhadap penguatan panel.
Lebih banyak bentuk yang diletakan pada panel, akan memperkuat. Alasan pabrik mobil dapat mengunakan lebih tipis metal untuk panel, dan masih tetap memakai kekuatan yang diperlukan.
Text Box:













Gambar 6. Contoh panel yang terbentuk

Catatan:
Panel terbentuk dapat juga diklasifikasikan sebagai panel bentuk mahkota tinggi atau bawah.

Panel mahkota tinggi mempunyai penyebutan lengkung tinggi sedangkan mahkota rendah mempunyai penyebutan lengkung rendah, lengkungan kurang nyata.

Peserta perlu meletakan bidang lurus diatas panel untuk mendeteksi lengkung rendah.

Bentuk cembung adalah bagian tinggi dari bentuk panel dan itu kemungkinan rendah seperti pada atap falkon atau komodor atau tingginya seperti atap mobil VW atau morris. Bentuk lekuk adalah kebalikan bentuk lengkung dari pada panel terbentuk.
Panel terbentuk adalah diperbaiki oleh perataan bagian rendah dan penyusutan bagian tinggi.

Text Box:











Gambar 7. Contoh panel terbentuk dari mahkota tinggi



Reverse sweep

Panel ini adalah satu dimana perubahan bentuk dari cembung menjadi lekukan. Dengan kata lain arah lengkungan terbalik.
Text Box:














Gambar 8. Contoh bentuk panel cembung menjadi lengkung.


Prosedur perbaikan untuk bagian sweep reverse adalah terbalik atau kebalikan dari pada bentuk panel. Artinya bahwa jika peserta mempunyai sebuah mengelembung tinggi pada panel, peserta harus meratakan, sementara peserta menyusutkan bagian yang tinggi menjadi bentuk yang semula.

Bentuk ini akan berubah fatal jika terjadi kecelakaan, dan memerlukan perbaikan yang berat.
Bentuk ini dapat ditemukan pada beberapa kendaraan penumpang tetapi tidak semuanya.
Text Box:
















Gambar 9. Bagian banel lengkung terbalik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar